Arab Saudi Harus Punya Iron Dome Israel

  • Bagikan

Oleh: Adnal H. S, S.I.Kom

Setelah Amerika Serikat (AS) menarik keluar sistem rudal Patriot dan THAAD dari wilayah kerajaan, Arab Saudi dilaporkan tertarik untuk membeli sistem pertahanan rudal buatan Israel, termasuk Iron Dome.

Melihat tragedi yang pernah di alami oleh Arab Saudi, ketika Arab Saudi menerima banyak serangan pesawat tak berawak pada instansi kritisnya yang merupakan keterlibatan Arab Saudi di Yaman.

Serangan Drone dan Rudal telah menyebabkan banyak kerusakan pada kilangan minyak dan jaringan pipa, dan Iron Dome adalah solusi yang tepat untuk Arab Saudi.

Sumber-sumber yang sama mengatakan bahwa Riyadh telah melakukan pembicaraan tingkat rendah dengan Israel selama beberapa tahun tentang sistem semacam itu, tetapi pembicaraan itu mulai mengambil lebih banyak energi setelah menjadi jelas bahwa Amerika akan menghapus aset pertahanan udaranya dari Kerajaan Arab Saudi.

Pensiunan Brigadir Jenderal Giora Elland, mantan direktur Dewan Keamanan Nasional Israel dan mantan kepala Departemen Perencanaan Pasukan Pertahanan Israel, mengatakan kepada Breaking Defense bahwa dia mengharapkan Washington tidak akan menolak penjualan sistem Israel ini ke negara-negara Teluk yang bersahabat.

Jika Saudi membeli sistem Israel, itu bisa membuka opsi lebih penuh ke negara-negara yang tercakup dalam Kesepakatan Abraham.

Moshe Patel, kepala Organisasi Pertahanan Rudal Israel, mengatakan kemungkinan itu: “Karena kita memiliki musuh yang sama, mungkin kita akan memiliki kepentingan bersama. Saya pikir ada potensi untuk memperbesar kemitraan pertahanan kita di masa depan dengan negara-negara seperti UEA dan Bahrain.

Menurut saya Arab Saudi memang harus memiliki Irone Dome Israel, karena sistem pertahanan suatu negara itu harus canggih untuk menghalau serangan-serang musuh, apalagi letak Arab Saudi berdiri di daerah yang rawan konflik.

Iron Dome memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam menghalau setiap serangan rudal yang diluncurkan Hamas. Maka tidak heran sejumlah negara Timur Tengah berencana membelinya termasuk Arab Saudi.

Iron Dome telah banyak menghalau ribuan serangan roket-roket dari Hamas dan Hizbullah yang mencoba menyerang Israel.

Iron Dome, sebagai sistem pertahanan udara yang berbasis di darat berfungsi mengintervensi roket dan artileri jarak dekat. Sistem pertahanan ini bekerja menggunakan teknologi radar, Irone Dome mampu merontokkan artileri 155 milimeter yang ditembakkan dari jarak 4 sampai 70 kilometer.

Penulis Adalah Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mpu Tantular Jakarta, yang Sekarang Bekerja Menjadi Senior Graphic Design di Portal Berita Satukan Indonesia Media.

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *